Archive for March, 2009

Hilang

Sunday, March 29th, 2009

Hilang semua janji

semua mimpi….mimpi indah

hancur hati ini melihat semua ini

lenyap telah lenyap kebahagiaan di hati

ku hanya bisa menangisi semua ini

hancur hati ini….

melihat kau telah pergi

langit menjadi gelap berkelabu

menyelimuti hati ku

mengubah seluruh hidupku

mengapa semua jadi begini

perpisahan yang terjadi

di antara kita berdua

ku akan menanti sebuah keajaiban

yang membuat kita bisa bersama kembali

72 jam yang berkurang

Sunday, March 29th, 2009

waktu semakin merangkak dengan cepat, ku rasa malah semakin cepat saja

menuju penghabisan 72 jam yang telah diminta

kini nyawaku seakan terasa ringan

apa yang akan terjadi padaku selanjutnya???

dari mana lagi akan kumulai hidupku

bunga ini menunggu

sang musim datang

dengan senyum

namun seakan itu semua tinggal asa

tinggal bayang semua yang jelas terpateri di tubuh dan jiwa bunga yang s udah patah ini

kini bunga itu akan menunggu sang musim

melemparkan tubuhnya keluar dari taman

dan angin akan menghempaskan dengan kencang bunga itu hingga lenyap

agar sang musim tak melihat bunga itu lagi

akan bagaimana lagi hidup ini

tak mampu lagi ku tegak,

waktu….

begitu cepat engkau berjalan, seakan ingin semuanya segera iba dan segera berlalu

Bunga Patah

Saturday, March 28th, 2009

sekarang bunga itu sudah tak mampu lagi tuk bersemi

tuk tumbuh, itu sangat sulit sekali

dalam waktu 98 jam bunga itu akan benar-benar mati

saat ini mungkin bunga kecil itu tengah mempersiapkan

patahnya lalu mencoba tuk bersemi

namun seakan-akan sang musin sudah tak mau dan tak ingin

melihat bunga itu mekar

kini bunga kecil itu meratap

menjerit namun sudah tak mampu bersuara

dalam waktu 98 jam lagi sang musim akan melemparkannya ke padang

padang tandus lalu angin yang kering akan melemparkannya

tanpa ada tujuan

bunga itu sudah berusaha

berusaha agar tak menyerap air dari dalam gua nan pekat dan gelap

walau pun dia tumbuh di dekat gua namun dia tak mau lagi menyerap air gua itu, walu juga sang cacing datang dan menawarkan air itu

bunga kecil yang sudah parah patah itu tak bergeming

karna terlambat tuk menyampaikan kepada sang musim tentang hal tersebut

sekarang bunga kecil yang sudah patah itu menunggu

menunggu waktu sang musim tuk melemparkannya

dan angin akan membuangnya jauh

jauh ke padang tandus

sang musim akan pergi

pergi hingga tak mampu dilihat oleh bunga lagi

bunga itu patah

dan bunga ingin bersemi dan berbunga dengan sang musim

namun itu khayal……

musim,

bunga sayang kamu